Tugas Seminar SDM Pertemuan ke 3
SOAL LATIHAN/TUGAS
1. Jelaskan pengertian
dari orientasi secara umum!
2. Sebutkan tujuan
orientasi pegawai atau karyawan!
3. Jelaskan manfaat
orientasi!
4. Jelaskan keuntungan
dan kelemahan orientasi secara umum!
5. Sebutkan hal-hal yang
diperhatikan dan dihindari dalam orientasi!
6. Sebutkan
tahapan-tahapan orientasi!
7. Apa saja bahan
orientasi karyawan!
JAWAB
1. Orientasi secara umum
adalah peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar serta
pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan.
2. Tujuan orientasi
pegawai atau karyawan yaitu :
A.
Menyiapkan mental bagi karyawan baru dalam
menghadapi peralihan suasana dari lingkungan pendidikan ke dunia kerja yang
nyata
B.
Menghilangkan hambatan psikologis dalam
memasuki kelompok yang baru
C.
Mengenal secara singkat lingkungan
pekerjaan yang baru
3. Manfaat orientasi
yaitu :
- Mengurangi perasaan
diasingkan, kecemasan, dan kebimbangan pegawai.
- Dalam waktu yang
singkat dapat merasa menjadi bagian dari organisasi.
- Hasil lain untuk
pegawai yang baru diorientasikan adalah :
a) Cukup baik
b) Tingkat
ketergantungannya kecil
c) Kecenderungan untuk
keluar juga kecil
d) Selanjutnya, program
orientasi juga akan mempercepat proses sosialisasi
4. Keuntungan orientasi
secara umum
Praktik
SDM sebagai berikut mengandung saran-saran mengenai bagaimana membuat orientasi
karyawan lebih efektif. Beberapa studi penelitian dan survei atas pemberi kerja
melaporkan bahwa sosialisasi dari karyawan-karyawan baru dan komitmen awal
merka pada perusahaan secara positif dipengaruhi oleh orientasi. Sosialisasi
ini meningkatkan kecocokan antara orang-organisasi, yang juga menguatkan
pandangan- pandangan positif terhadap pekerjaan, rekan kerja, dan organisasi,
para pemberi kerja telah menemukan nilai dari orientasi bahwa tingkat retensi
karyawan akan lebih tinggi jika karyawan-karyawan baru menerima orientasi yang
efektif.
Bentuk
pelatihan juga berkontribusi pada kinerja organisasional secara keseluruhan
ketika para karyawan lebih cepat merasa sebagai bagian dari organisasi dan
dapat mulai berkontribusi dalam usaha-usaha kerja organisasional. Satu cara
untuk mengembangkan efisiensi dari orientasi adalah melalui penggunaan
orientasi elektronik. Sejumlah pemberi kerja menepatkan informasi orientasi
karyawan umum pada internet atau situs Web perusahaan
Kelemahan orientasi
secara umum
Kelemahan
umum dari program orientasi adalah pada level supervisor. Walaupun bagian
kepegawaian telah merancang program orientasi secara efeketif dan juga melatih
para supervisor tentang cara bagaimana melakukan orientasi pada bidangnya,
namun seringkali mengalami kegagalan.
Untuk
dapat menghindarkan kesalahan umum yang dilakukan oleh para supervisor,
sebaiknya bagian kepegawaian menyediakan satu pedoman yang berisikan tentang
apa-apa yang seharusnya dilakukan oleh supervisor dalam program orientasi tersebut. Cara
lain yang dapat dilakukan
adalah buddy system. Yaitu dengan
menetapkan satu orang pekerja yang telah berpengalaman dan meminta kepadanya
mengajak pegawai baru tersebut.
5. Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam orientasi antara lain :
a.
Orientasi haruslah bermula dengan jenis
informasi yang relevan dan segera untuk dilanjutkan dengan kebijakan-kebijakan
yang lebih umum tentang organisasi. Orientasi haruslah berlangsung dalam
kecepatan yang membuat karyawan baru tetap merasa nyaman.
b.
Bagian paling signifikan adalah sisi
manusianya, memberikan pengetahuan kepada karyawan baru tentang seperti apa
para penyelia dan rekan kerjanya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai standar kerja yang efektif, dan mendorong mereka mencari bantuan dan
saran ketikaKaryawan-karyawan baru sepatutnya
didorong dan diarahkan
dalam lingkungannya oleh karyawan atau penyelia yang berpengalaman
sehingga dapat menjawab semua pertanyaan dan dapat segera dihubungi selama
periode induksi
c.
Karyawan baru hendaknya secara perlahan
diperkenalkan dengan rekan kerja mereka dan hendaknya diberikan waktu yang
cukup untuk mandiri sebelum tuntutan pekerjaan mereka meningkat.
Hal-hal yang perlu
dihindari dalam orientasi antara lain:
a.
Penekanan pada kertas kerja
b.
Karyawan baru biasanya hanya diberikan
sambutan sepintas lalu mengisis formulir yang dibutuhkan oleh HRD kemudian
diserahkan langsung kepada penyelia, hal ini dapat mengakibatkan mereka tidak
sebagai bagian dari perusahaan
Tinjauan yang kurang
lengkap mengenai dasar-dasar pekerjaan
a.
Suatu
orientasi yang cepat
dan dangkal dan
langsung ditempatkan pada pekerjaan. Hal ini dapat menyebabkan
stres.
b.
Tugas pertama karyawan baru yang tidak
signifikan
Yaitu pekerjaan
yang sanagt mendasar dan
sangat mudah, hal ini dapat mengakibatkan pegawai baru merasa
bukan bagian yang penting dalam organisasi.
a.
Memberikan informasi yang terlalu cepat
b.
Proses orientasi yang terlalu banyak dan
penyampaian yang terlalu cepat dapat mengakibatkan karyawan baru mati lemas.
6. Tahapan-tahapan
orientasi yang penting sebagai berikut :
a) Perkenalan
Memperkenalkan
pegawai baru, mulai dari unit kerjanya sendiri sampai unit kerja besarnya dan
sampai unit-unit kerja terkait lainnya, akan memberikan ketenangan dan
kenyamanan si pegawai, karena dia merasa diterima di lingkungannya dan hal
tersebut akan mempermudah dia untuk bertanya jika ada hal-hal yang kurang
jelas, bahkan dapat membina kerja sama dengan yang lain dalam rangka
menjalankan tugasnya.”
b) Penjelasan Tujuan
Perusahaan
Dengan
menjelaskan profil perusahaan secara lengkap seperti visi, misi, nilai- nilai,
budaya perusahaan dan struktur organisasi, akan membuat pegawai baru lebih
mengenal perusahaan tersebut, sehingga akan membangkitkan motivasi dan
kemampuan dia untuk mendukung tujuan perusahaan.
c) Sosialisasi Kebijakan
Perlu
adanya sosialisasi tentang kebijakan perusahaan yang berlaku, mulai dari
kebijakan baik yang terkait dengan Sumber Daya Manusia seperti Reward, Career,
Training, Hubungan Kepegawaian, Penilaian Pegawai, sampai Termination, juga
yang terkait dengan unit kerja tempat dia bekerja, demikian juga tentang kode
etik dan peraturan perusahaan. Dengan demikian akan memperjelas hal-hal yang
perlu ditaati dan dijalankan dalam memperlancar tugas kerjanya
d) Jalur Komunikasi
Membuka
jalur komunikasi akan mempermudah pegawai baru menyampaikan aspirasinya maupun
pertanyaan-pertanyaannya. Untuk itu perlu dibukanya ruang komunikasi bagi
pegawai baru, baik melalui komunikasi rutin melalui tatap muka seperti meeting
rutin, friday session dll, juga dibukanya jalur media komunikasi seperti email
maupun telephone.
e) Proses Monitoring
Tentunya
pada awal bekerja, si pegawai baru sudah disosialisasikan target kerja yang
harus dicapai. Perlu adanya monitor rutin akan hasil kerjanya, sehingga akan
membantu pegawai tersebut lebih lagi meningkatkan kinerjanya. Jika ada
kekurangan, maka dapat disampaikan hal-hal yang perlu dia lakukan untuk
mengatasi kekurangan tersebut. Demikian juga jika ternyata pegawai tersebut
berhasil mencapai target yang lebih, maka dapat ditingkatkan lagi target
kerjanya.
Dengan
adanya orientasi pegawai baru tersebut diharapkan dapat membantu pegawai dapat
bekerja dengan baik, yang dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, yang pada
akhirnya akan mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
7. Bahan orientasi
karyawan sebagai berikut :
- Training untuk
pengenalan profil Perusahaan
- Sejarah Perusahaan
- Norma & tradisi
Perusahaan
- Kebijakan perusahaan
- Deskripsi produk dan
jasa yang dihasilkan
- Struktur, Otoritas
& Tanggung Jawab
- Standar Operation Procedure perusahaan dan bagian tertentu yang relevan
- Iklim kerja termasuk hubungan dengan sesama karyawan & atasan
-Peraturan Perusahaan
dan hal-hal penting lainnya:
- Disiplin & tata
tertib
- Prosedur penggajian
- Transportasi dari dan
ke perusahaan
- Jam masuk & pulang kantor
Komentar
Posting Komentar