Tugas UTS Etika Bisnis Achmad Ryo Dwi Prastiyo (01220069)

1.  Kasus PT Pertamina : PT Pertamina kebetulan melakukan pelanggaran etika bisnis terkait pengadaan barang dan jasa yang tidak transparan. Perusahaan ini diduga melakukan praktik korupsi dan nepotisme dalam pengadaan barang dan jasa. Pelanggaran ini melanggar prinsip etika bisnis yang transparannya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan bisnis.

2. Kasus Penipuan Keuangan


Kasus: Seorang eksekutif perusahaan ABC memalsukan laporan keuangan untuk meningkatkan nilai saham perusahaan.

Pelaku: Eksekutif perusahaan ABC.

Dirugikan: Investor, pemegang saham, dan pasar modal yang mengandalkan informasi keuangan yang salah.

Jenis Pelanggaran: Penipuan keuangan.

Dasar Hukum: Undang-Undang Sekuritas dan Pertukaran, serta hukum keuangan lainnya.

Tindakan yang Seharusnya: Pelaporan keuangan harus jujur dan akurat, dan pelaku seharusnya mematuhi hukum dan regulasi yang berlaku.


3. Sengketa Merek Longchamp


-        DJKI mendapatkan pengaduan dari pemilik merek terkait adanya dugaan pelanggaran merek palsu. Kemudian, laporan tersebut ditindaklanjuti melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DJKI untuk selidiki lebih lanjut hingga dilakukan sidak dan menggeledah sebuah toko tas yag berlokasi di Jakarta.


-        Pihak yang melanggar pemilik toko tas, lnderajaya  dan Pihak yang dirugikan pemilik merek Longchamp


-        Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM untuk kedua kalinya berhasil melakukan mediasi dua pihak terkait tindak pidana pelanggaran merek Longchamp yang sebelumnya pernah dilakukan pada 17 Januari 2023 lalu. Dalam mediasi tersebut telah terjadi kesepakatan damai oleh kedua belah pihak, di mana pihak terlapor telah menyetujui ganti rugi atas penjualan merek palsu tersebut. Serta membuat perjanjian untuk tidak melakukan produksi, menjual, mendistribusi, dan merangkai produk palsu maupun produk yang berkaitan dengan merek Longchamp.


4. Garuda Indonesia

Kasus: Diawali dengan kasus  Penyelundupan Onderdil lalu Garuda terancam pailit Karen hutang yang terus menumpuk dan berakhir dengan pencabutan Direktur Utama Garuda,setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut ditemukan adanya indikasi praktik Duopoli untk menaikkan tarif tiket yang menyebabkan kerugiaan pada perusahaan.

Pelaku: Garuda Indonesia

Yang dirugikan: Pemerintah,Masyarakat,dan Investor.

Jenis Pelanggaran: Kejujuran,Penyalahgunaan penggunaan Perusahaan.

Ulasan Dasar Hukum:

Pasal 69 No 8 tahun 1995 tentang Pasar modal

Peraturan Bapepam dan LK Nomor VIII.G.7 tentang penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan perusahaan Publik 

Yang seharusnya: Dilakukan Antisipasi seperti membenahi masalah yang ada,harus adanya keterbukaan kepada publik dengan berbagai masukan ,lalu presiden dan pemerintah perlu melakukan kebijakan terhadap perusahaan yang bersangkutan.



5. Penipuan penjualan Iphone palsu 

- iPhone dijual dengan harga super murah yakni 30% di bawah harga pasar. Selain itu, transaksi dilakukan secara benar dalam percobaan awal. Seorang korban reseller mengaku pada Juni-Oktober 2021, iPhone yang dipesan benar-benar dikirim sehingga ia pun mendulang profit lantaran barang laku di pasaran dengan harga menggiurkan. Namun, ketika memesan pada November 2021 hingga Maret 2022 dalam jumlah besar, Rihana dan Rihani tak kunjung mengirim barang yang sudah dibayar. Tentu bukan cuma reseller yang dirugikan, namun juga pelanggan yang sudah terlanjur melakukan PO untuk membeli iPhone murah tapi tak kunjung dapat barang. 

- Pihak yang melanggar adalah Rihanna dan Rihanni. Pihak yang dirugikan adalah Para reseller dan pelanggan - Penyidik menerapkan Konstruksi pasal (awal), yakni 378 dan atau 372 KUHP. soal penipuan dan penggelapan. Akan kami juncto-kan dengan Pasal 64 KUHP, penyidik juga akan menerapkan pasal pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Karena modusnya menggunakan media sosial, penyidik pun akan menerapkan Pasal 28 Undang-Undang ITE . juga akan terapkan tindak pidana pencucian uang 

- Upaya untuk menghindari penipuan online adalah dengan tidak mudah tergiur akan testimoni yang ditawarkan, membuat perbandingan harganya dengan harga yang ada dipasaran untuk memastikan barang tersebut asli.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Seminar SDM Pertemuan ke 2